1. Lift
Pada era modern seperti saat ini banyak teknologi yang di kembangkan untul mempermudah kerja manusia contoh nya lift. seperti yang kita sudah ketahui lift di gunakan untuk mencapai ke tempat tinggi seperti di gedung kantor atau pun di mall.
CARA KERJA ELEVATOR/LIFT
Pada sistem geared atau gearless (yang masing-masing digunakan pada instalasi gedung dengan ketinggian menengah dan tinggi), kereta elevator tergantung di ruang luncur oleh beberapa steel hoist ropes, biasanya dua puli katrol, dan sebuah bobot pengimbang (counterweight). Bobot kereta dan counterweight menghasilkan traksi yang memadai antara puli katrol dan hoist ropes sehingga puli katrol dapat menggegam hoist ropes dan bergerak serta menahan kereta tanpa selip berlebihan. Kereta dan counterweight bergerak sepanjang rel yang vertikal agar mereka tidak berayun-ayun.
Mesin untuk menggerakkan elevator terletak di ruang mesin yang biasanya tepat di atas ruang luncur kereta. Untuk memasok listrik ke kereta dan menerima sinyal listrik dari kereta ini, dipergunakan sebuah kabel listrik multi-wire untuk menghubungkan ruang mesin dengan kereta. Ujung kabel yang terikat pada kereta turut bergerak dengan kereta sehingga disebut sebagai “kabel bergerak (traveling cable)”.
Mesin geared memiliki motor dengan kecepatan lebih tinggi dan drive sheave dihubungkan dengan poros motor melalui gigi-gigi di kotak gigi, yang dapat mengurangi kecepatan rotasi poros motor menjadi kecepatan drive-sheave rendah. Mesin gearless memiliki motor kecepatan rendah dan puli katrol penggerak dihubungkan langsung ke poros motor.
ada sistem hidrolik (terutama digunakan pada instalasi di gedung rendah, dengan kecepatan kereta menengah), kereta dihubungkan ke bagian atas dari piston panjang yang bergerak naik dan turun di dalam sebuah silinder. Kereta bergerak naik saat oli dipompa ke dalam silinder dari tangki oli, sehingga mendorong piston naik. Kereta turun saat oli kembali ke tangki oli.
Aksi pengangkatan dapat bersifat langsung (piston terhubungkan ke kereta) atau roped (piston terikat ke kereta melalui rope). Pada kedua cara tersebut, pekerjaan pengangkatan yang dilakukan oleh pompa motor (energi kinetik) untuk mengangkat kereta ke elevasi yang lebih tinggi sehingga membuat kereta mampu melakukan pekerjaan (energi potensial). Transfer energi ini terjadi setiap kali kereta diangkat. Ketika kereta diturunkan, energi potensial digunakan habis dan siklus energi menjadi lengkap sudah. Gerakan naik dan turun kereta elevator dikendalikan oleh katup hidrolik.
2. Mesin pencetak Digital
Pada era modern yang serba cepat kita di tuntut untuk melakukan segala ssesuatu agar cepat dan efisien. Maka dari itu dibuat lah mesin pecetak digital yang berfungsi untuk mencetak spanduk dkk..
Pada mesin DTG :
- Tekan tombol power pada mesin DTG A3
- Tunggu Head berjalan sebentar, jika tatakan kaos berjalan tekan tuas lalu dorong ke tempat semula lalu tunggu head berhenti sendiri dengan posisi ditempat semula
- Kemudian setting mesin DTG pada komputer (settingan diatur melalui program RIP)
3.Vending mechine
Untuk mempermudah transaksi jual-beli maka di buatlah vending mechine. Memang belum ada di setiap tempat umum namun kehadiran nya cukup membantu karna tidak perlu jauh untuk membeli minuman/makanan ke mini market atau warung.
sumber referensi :




Tidak ada komentar:
Posting Komentar