Sabtu, 24 Oktober 2015

Peranan Teknologi Informasi Dalam Bidang Kesehatan

Peranan Teknologi Informasi Dalam Bidang Kesehatan

A.     Pendahuluan

Information technology (Teknologi Informasi ) adalah istilah untuk mendeskripsikan teknologi - teknologi yang memungkinkan manusia untuk :

v  Mencatat (record)
v  Menyimpan (store)
v  Mengolah (process)
v  Mengambil kembali (retrieve)
v  Mengirim (transmit)
v  Menerima (receive)

Definisi :

Ø  Informasi adalah suatu data mentah yang telah diolah melalui beberapa proses menjadi suatu data yang akurat dan berfungsi sebagai informasi .

Contoh :                                                                                                                                                                                               
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgsdaXKYTjXEBtf9uZD23RSNIZIXksXZPSz7xvua5PgzHeUgML5essWG91ZblJneAyL3XzYoS_ORbfl5yHwM3mspRngeF0o8a_eY8RE-aGJ3YUh4JJOfZ-4nUuJRqRKHWInp5jTjPhmECNO/s400/pic+5.bmp

Ø  Teknologi adalah perkembangan suatu media atau  alat yang dapat digunakan dengan lebih efisien guna memproses serta mengendalikan suatu masalah.

B.      Pembahasan

Peranan Teknologi Informasi di Bidang Kesehatan

Teknologi informasi juga diaplikasikan pada bidang medis. Banyak rumah sakit menggunakan sistem informasi untuk menangani transaksi yang berhubungan dengan karyawan, juru medis, dan pasien. Sistem informasi terkadang diperluas, tidak hanya pada pemakaian internal, melainkan juga pemakaian eksternal ( pengunjung ) agar memudahkan mencari data pasien yang sedang menginap di rumah sakit. Teknologi informasi juga diterapkan pada peralatan - peralatan medis, misalnya pada CT scan ( Computer Tomography ). CT scan adalah peralatan medis yang mampu memotret bagian dalam dari seseorang tanpa dilakukan pembedahan, yakni dengan menggunakan teknologi sinar X.

Dalam hal ini Teknologi Informasi di Bidang Kesehatan sangat memiliki peran yang sangat signifikan untuk menolong jiwa manusia serta riset-riset di bidang kedokteran. Teknologi Informasi digunakan untuk menganalisis organ tubuh manusia bagian dalam yang sulit dilihat, untuk mendiagnosa penyakit, menemukan obat yang tepat untuk mengobati penyakit, dan masih banyak lagi.

Dengan adanya Teknologi Informasi saat ini dapat mempermudah Dokter dan Perawat dalam memonitor kesehatan pasien monitor detak jantung pasien lewat monitor komputer, aliran darah, memeriksa organ dalam pasien dengan sinar X. Sebagai contoh saat perawatan Almarhum Mantan Presiden Soeharto di Rumah Sakit Pertamina Jakarta, tahun 2008. Dengan teknologi modern bisa memonitor, bahkan menggantikan fungsi organ dalam seperti Jantung, Paru-paru dan Ginjal. Itu merupakan teknologi kesehatan yang digabungkan dengan teknologi Informasi dan Komputer sebagai pemanfaatan telematika juga berperan penting didalamnya.

Teknologi informasi  berupa Sistem  Computerized Axial Tomography (CAT) digunakan  untuk menggambar struktur bagian otak dan mengambil gambar seluruh organ tubuh yang tidak bergerak dengan menggunakan sinar-X. Sedangkan untuk yang bergerak menggunakan sistem Dynamic Spatial Reconstructor (DSR) yang dapat digunakan untuk melihat gambar dari berbagai sudut organ tubuh.
Single Photon Emission Computer Tomography (SPECT) merupakan sistem komputer yang mempergunakan gas radioaktif untuk mendeteksi partikel-partikel tubuh yang ditampilkan dalam bentuk gambar. Bentuk lain adalah Position Emission Tomography (PET) juga merupakan sistem komputer yang dapat menampilkan gambar yang menggunakan isotop radioaktif. Selain itu Nuclear Magnetic Resonancemerupakan teknik mendiagnosis dengan cara memagnetikkan nucleus (pusat atom) dari atom hidrogen.

Saat ini telah ada temuan baru yaitu komputer DNA, yang mampu mendiagnosis penyakit sekaligus memberi obat. Ehud Shapiro beserta timnya dari institut Sains Weizmann, Rehovot, Israel, telah membuat komputer DNA ultrakecil yang mempu mendiagnosis dan mengobati kanker tertentu. Komponen penyusun komputer DNA adalah materi genetik yang diketahui urutan basanya. Seperti diketahui bahwa urutan gen secara intrinsik mempunyai kemampuan inheren untuk mengolah informasi layaknya komputer. Oleh karena itu trilyunan mesin biomolekul yang bekerja dengan ketepatan lebih dari 99,8% itu, dapat dikemas dalam setetes larutan. Komputer DNA menggunakan untai nukleotida sebagai masukan data, dan molekul biologi aktif sebagai larutan data dapat menghasilkan sistem kendali logis dari proses-proses biologi. Mesin ini bahkan mampu mengerjakan soal-soal matematik.



Contoh  :

1.       Teknologi Informasi Kesehatan sebagai komunikasi informasi.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh8jmg9ydkKiqFIVoBJ0SGqoDVJ_12Aq2KC4hO5MAwvv-HsLxYyZVvuWAITpSvjBs5yaePm86my1sLb35BYEUbY_8CJZw4XT99vRmzLDdUWWXa0gnV4l9rOsxcpPd3B8yX6nYqnKcLrXzCF/s320/pic+1.bmp

2.       Teknologi Informasi diBidang Kesehatan yang berkembang dalam masyarakat saat ini.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiSyJccKOVREXvcsxBVyfAvOZ5n1Nk-zRgS1z-6lrLcrYuO40Xl18kU4dgTAyMimZ5NeSAW_hLuVO7BBmFOlQNS0SGumeABKej-Ac70RT1URCBzGzIKtfkVbg1022WZ2aNVfREee1bFVMZR/s320/pic+2.bmp



Aplikasi Sistem Informasi Kesehatan :
a.       Sistem Informasi Puskesmas
b.      Sistem Informasi Klinik
c.       Sistem Informasi Rumah Sakit
d.      Sistem Informasi PMI
e.      Sistem Informasi Laboratorium Kesehatan
f.        Sistem Informasi Asuransi Kesehatan
g.       Sistem Informasi Obat
h.      Sistem Informasi Apotek
i.         Sistem Informasi Perusahaan Farmasi
j.        Sistem Informasi Tenaga Kesehatan (Dokter, Perawat).

Sistem Informasi Kesehatan Yang Terintegrasi

Dengan terintegrasinya sistem informasi, maka pihak - pihak yang terkait dalam bidang kesehatan, dapat saling sharing informasi, dan pelayanan kesehatan dapat dilakukan secara Remote (Telesurgery atau Long distance surgery).

E-Health dan Telemedicine

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg8fJPGd8ho5apXZ-fiiurHJwTmxbJxIXRwgDck8IwHjG09iAN6sovGutA_8Hv-K7LQwl0NUlfyUMwttCA_Yyj7IDjJTXhWukPj1SOP-Dfc5c7uoAa2R5wbv84RphuG0yQQxsMgk9LXMRVW/s200/pic+3.bmp


Contoh  Pemakaian Remote (Telesurgery atau Long distance surgery)

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgejRDrJr851uuORbIx91bqCkVM8gIxO2xCVyrBR0G59-GBNPDirtvnwzMCxrjYa1AA3pcMDWJFKeeSplG5wKfZbm0zV2xHcwFCwutT1yCVZhscTNgDk3di8HpjS41Lr2sVRp2nO5BwQh_q/s320/pic+4.bmp


C.      Penutup

Kesimpulan

Bagi masyarakat sekarang, iptek sudah merupakan suatu religion. Pengembangan iptek dianggap sebagai solusi dari permasalahan yang ada. Sementara manusia bahkan memuja iptek sebagai liberator yang akan membebaskan mereka dari kungkungan kefanaan dunia. Iptek diyakini akan memberi umat manusia kesehatan,kebahagian dan imortalitas. Sumbangan iptek terhadap peradaban dan kesejahteraan manusia tidaklah dapat dipungkiri. Namun manusia tidak bisa pula menipu diri akan kenyataan bahwa iptek mendatangkan malapetaka dan kesengsaraan bagi manusia. Dalam peradaban modern yang muda, terlalu sering manusia terhenyak oleh disilusi dari dampak negatif iptek terhadap kehidupan umat manusia.


Saran

Teknologi Informasi (TI) seperti juga teknologi lainya merupakan alat bantu manusia untuk mencapai tujuan. Manusia dengan kekuatan otaknya yang akan menentukan kesejahteraan bangsa ini, pendidikan menjadi kunci utamanya bukan kekuasaan & kekuatan.

Maka dari itu marilah kita sebagai warga negara Indonesia harus bangkit dan berjuang dalam mengembangkan Teknologi Informasi terutama dibidang kesehatan yang berkaitan dengan perkembangan Telematika.

Meskipun sebelumnya di Indonesia kedokteran nuklir diperkenalkan pada akhir 1960-an, yaitu setelah reaktor atom Indonesia yang pertama kali mulai dioperasikan di Bandung. Beberapa tenaga ahli Indonesia dibantu oleh tenaga ahli luar negeri merintis pendirian suatu unit kedokteran nuklir di Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknik Nuklir di Bandung.

Dewasa ini di Indonesia terdapat 15 Rumah Sakit yang melakukan pelayanan kedokteran nuklir dengan menggunakan kamera gamma, disamping masih terdapat 2 buah rumah sakit lagi yang hanya mengoperasikan alat penatah ginjal yang lebih dikenal dengan namaRenograf.

Sumber :

http://arumdhanimelati.blogspot.co.id/2011/11/v-behaviorurldefaultvmlo.html

Arti Pentingnya Organisasi dan Metode

Arti Pentingnya Organisasi dan Metode

A. PENGERTIAN ORGANISASI

           Istilah organisasi berasal dari kata organon/bahasa yunani. Yang berarti alat, tools. Desain organisasi (organizational design) merupakan proses memilih dan mengimplementasikan struktur yang terbaik untuk mengelola sumber-sumber untuk mencapai tujuan.

          Organisasi pada dasarnya digunakan sebagai tempat atau wadah dimana orang-orang berkumpul, bekerjasama secara rasional dan sistematis, terencana, terorganisasi, terpimpin dan terkendali, dalam memanfaatkan sumber daya (uang, material, mesin, metode, lingkungan), sarana-parasarana, data, dan lain sebagainya yang digunakan secara efisien dan efektif untuk mencapai tujuan organisasi. atau dapat disebut sebagai bentuk formal dari sekelompok manusia dengan tujuan individualnya masing-masing (gaji, kepuasan kerja, dll) yang bekerjasama dalam suatu proses tertentu untuk mencapai tujuan bersama (tujuan organisasi). Agar tujuan organisasi dan tujuan individu dapat tercapai secara selaras dan harmonis maka diperlukan kerjasama dan usaha yang sungguh-sungguh dari kedua belah pihak (pengurus organisasi dan anggota organisasi) untuk bersama-sama berusaha saling memenuhi kewajiban masing-masing secara bertanggung jawab, sehingga pada saat masing-masing mendapatkan haknya dapat memenuhi rasa keadilan baik bagi anggota organisasi/pegawai maupun bagi pengurus organisasi/pejabat yang berwenang.

           Pengertian organisasi dan metode secara lengkap: rangkaian proses kegiatan yang harus dilakukan untuk meningkatkan kegunaan segala sumber dan factor yang menentukan bagi berhasilnya proses manajemen terutama dengan memperhatikan fungsi dan dinamika organisasi atau birokrasi dalam rangka mencapai tujuan yang sah ditetapkan.

Dalam hal ini banyak sekali pengertian organisasi menurut pendapat-pendapat para ahli sebagai berikut : 


1.      Organisasi Menurut Stoner : Pengertian Organisasi adalah suatu pola hubungan-hubungan yang melalui mana orang-orang di bawah pengarahan manajer mengejar tujuan bersama.
2.      Organisasi Menurut James D. Mooney : Organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama.
3.      Organisasi Menurut Chester I. Bernard : Organisasi merupakan suatu sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih.

Organisasi dapat dilihat dengan cara berbeda, yaitu:

    1.    Organisasi dalam arti statis
·         Melihat organisasi sebagai sesuatu yang tidak bergerak/diam.
·         Organisasi dipandang sebagai wadah atau alat untuk mencapai tujuan, wadah bekerjasama, wadah bagi administrasi dan manajemen yang memungkinnya bergerak.
·         Organisasi dipandang sebagai jaringan dari hubungan kerja yang bersifat formal yang tergambar dalam bagan organisasi.
·         Organisasi seabagi saluran hierarki kedudukan yang ada yang menggambarkan garis wewenang, garis komando, dan garis tanggung jawab.

   2.    Organisasi dalam arti dinamis


·         Organisasi merupakan organ yang hidup, selalu bergerak, mengadakan pembagian tugas berdasarkan sistem dan ruang lingkup.
·          Terdiri dari sekelompok orang yang bekerjasama untuk mencapai tujuan bersama.
·          2 kemungkinan dalam organisasi yang dinamis, yaitu kemungkinan untuk tumbuh dan berkembang, serta kemungkinan organisasi untuk mati.

   3.    Organisasisebagai sistem kerja sama


·         Adanya sekelompok orang yang mengadakan kerjasama yang dilandasi oleh kesamaan tujuan.
·         Suatu sistem mengenai pekerjaan-pekerjaan yang dirumuskan dengan baik dan dilengkapi dengan wewenang, tugas, dan tanggung jawab.
·         Adanya spesialisasi fungsi dari suatu tugas bersama.
·         Sistem terencana dari usaha kerjasama dengan memberikan peran kepada setiap orang untuk dijalankan, wewenang, tugas, dan tanggungjawab untuk dilaksanakan.

 4.    Organisasi sebagai sistem tata hubungan kerja
·          Tata hubungan pribadi
·         Tata hubungan formal
·         Tata hubungan informal
·         Tata hubungan langsung
·         Tata hubungan tidak langsung
·         Tata hubungan vertikal (up/down ward)
·         Tata hubungan horizontal
·          Tata hubungan diagonal (up/down ward diagonal)

   5.    Organisasisebagai proses pembagian tugas


·          Suatu proses menetapkan dan mengelompokkan jenis pekerjaan yang diikuti pelimpahan wewenang dan tanggungjawab.
·         Rangkaian bagian-bagian saling tergantung dan berdiri sebagai sebuah satu kesatuan yang utuh.
·         Proses pembagian tugas dan menentukan siapa yang mengemban tugas dan tanggung jawab.
·         Proses kegiatan penyusunan, pengembangan, pemeliharaan dari pola hubungan kerja dari bagian-bagian/individu-individu dalam organisasi.


B. MANAJEMEN DAN ORGANISASI

          Manajemen pada hakekatnya merupakan proses kegiatan seorang pimpinan (manager) yang harus dilakukan dengan mempergunakan cara-cara pemikiran yang rasional maupun praktis untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan melalui kerja sama dengan orang lain sebagai sumber tenaga kerja tanpa mengabaikan sumber-sumber yang lain dan waktu yang tersedia dengan cara yang setepat-tepatnya.
       Manajemen adalah proses kegiatan pencapaian tujuan melalui kerjasama antar manusia. Rumusan tersebut mengandung pengertian adanya hubungan timbal balik antara kegiatan dan kerjasama disatu pihak dengan tujuan di pihak lain.Untuk dapat mencapai tujuan tersebut maka perlu dibentuk suatu organisasi yang pada pokoknya secara fungsional dapat diartikan sebagai sekelompok manusia yang dipersatukan dalam suatu kerjasama yang efisien untuk mencapai tujuan. Sehingga dapat dikatakan bahwa fungsi organisasi adalah sebagai alat dari manajemen untuk mencapai tujuan. Jadi, dalam rangka manajemen maka harus ada organisasi, demikian eratnya dan kekalnya (consistency) hubungan antara manajemen dan organisasi.

C. MANAJEMEN DAN TATA KERJA

          Tata kerja atau metode adalah satu cara bagaimana (how) agar sumber sumber dan waktu yang tersedia dan amat diperlukan dapat dimanfaatkan dengan tepat sehingga proses kegiatan manajemen dapat dilaksanakan dengan tepatpula.

          Dengan tata kerja yang tepat mengandung arti bahwa proses kegiatan pencapaian tujuan sudah dilakukan secara ilmiah dan praktis, disamping itu pemakaian tata kerja yang tepat pada pokoknya ditujukan untuk :

1.      Menghindari terjadinya pemborosan di dalam penyalahgunaan sumber-sumber dan waktu yang tersedia.
2.       Menghindari kemacetan-kemacetan dan kesimpangsiuran dalam proses pencapaian tujuan.
3.       Menjamin adanya pembagian kerja, waktu dan koordinasi yang tepat.

Jadi hubungan antara manajemen dan tata kerja dapat dilukiskan seperti dibawah ini :

Manajemen : Menjelaskan perlunya ada proses kegiatan dan pendayagunaan sumber-sumber serta waktu sebagai faktor-faktor yang diperlukan untuk pelaksanaan kegiatan demi tercapainya tujuan.

Tata Kerja : Menjelaskan bagaimana proses kegiatan itu harus dilaksanakan sesuai dengan sumber-sumber dan waktu yang tersedia.

D. MANAJEMEN , ORGANISASI DAN TATA KERJA
Eratnya hubungan atau hubungan timbal balik antara ketiga hal tersebut adalah sebagai berikut :
·         Manajemen : Proses kegiatan pencapaian tujuan melalui kerjasama antar manusia
·         Organisasi : Alat bagi pencapaian tujuan tersebut dan alat bagi pengelompokkan kerjasama.
·         Tata kerja : Pola cara-cara bagaimana kegiatan dan kerjasama tersebut harus dilaksanakan sehingga tujuan tercapai secara efisien.

          Dengan adanya konsep diatas jelaslah bahwa  baik manajemen, organisasi maupun tata kerja ketiganya diarahkan kepada tercapainya tujuan. Dengan adanya ketiga konsep diatas kita tahu bahwa dari setiap sub memiliki hubungan timbal balik antar satu sam lain dalam dunia organisasi umum, apabila ada salah satu bidang yang tidak melakukan peran dengan baik maka akan terjadi ketidakseimbangan dalam suatu organisasi tersebut

          Metode yaitu secara etimologis, metode berasal dari kata 'met' dan 'hodes' yang berarti melalui. Sedangkan istilah metode adalah jalan atau cara yang harus ditempuh untuk mencapai suatu tujuan. Sehingga 2 hal penting yang terdapat dalam sebuah metode adalah : cara melakukan sesuatu dan rencana dalam pelaksanaan.

          Pengertian organisasi dan metode secara lengkap yaitu rangkaian proses kegiatan yang harus dilakukan untuk meningkatkan kegunaan segala sumber dan factor yang menentukan bagi berhasilnya proses manajemen terutama dengan memperhatikan fungsi dan dinamika organisasi atau birokrasi dalam rangka mencapai tujuan yang sah ditetapkan.

          Dari konsep tersebut, jelaslah bahwa baik manajemen, organisasi maupun tata kerja ketiganya diarahkan kepada tercapainya tujuan.

Pengalaman Berorganisasi :

            Saya sendiri mengenal dan berorganisasi mulai dari awal masuk SMP(Sekolah Menengah Pertama) saat itu saya masuk OSIS dan ditempatkan dibagian Kesenian dan Olahraga , saat itu sebenarnya saya masih belum paham betul bagaimana cara berorganisasi yang baik dan benar,saya masih sering dibantu dan diajari oleh kakak-kakak tingkat dan guru pembimbing OSIS sendiri.Makin lama ikut berorganisasi saya mulai semakin paham fungsi dan tujuan dari organisasi tersebut.

            Dibagian Kesenian dan Olahraga tersebut kami membuat sebuah trobosan baru disekolah kami yaitu setiap pada tanggal 10 disetiap bulannya kami mengadakan jalan sehat berkeliling daerah terdekat kemudian setelah itu melakukan kegiatan bersih-bersih sekolah dan berolahraga. Alhamdulillah usulan kami pun dapat diterima oleh pihak sekolah.Itu semua menjadikan tujuan kami dibagian olahraga untuk bias membuat satu hari disetiap bulannya siswa bias berolahraga seharian full.

            Memasuki tahun berikutnya giliran saya yang ditunjuk sebagai ketua OSIS sebagai ketua pasti masalah yang kita hadapi semakin komplek harus bisa mengatur ,mengontrol semua anggota agar menjalankan tugasnya sesuai dengan visi dan misinya masing-masing.Selama menjadi ketua OSIS banyak dapat pelajaran pelajaran yang bisa diambil diluar pelajaran didalam kelas.Bagaimana cara berinteraksi dengan teman,bahkan masyarakat disekitar sekolah apabila kita melakukan kegiatan diluar sekolah.

            Mengikuti organisasi sangatlah penting bagi kita agar bisa bekerjasama,bertukar pikiran agar didapatkan keputusan-keputusan yang menjadi tujuan dari semua anggota-anggotanya.mungki itu saja yang bisa saya ceritakan pengalaman saya saat berorganisasi.



Kesimpulan :                                                   

             Berdasarkan tulisan diatas dapat disimpulkan bahwa suatu organisasi sangat membutuhkan kerjasama, komunikasi yang transparan dan lain sebagainya dalam mendukung suatu tujuan yang ingin dicapai bersama. Banyaknya macam organisasi yang memiliki kriteria berbeda namun pada intinya mereka sama-sama menginginkan tujuannya dapat tercapai secara optimal. Manusia yang sangat produktif dan kritis yang mampu menjalankan suatu organisasi secara sehat. Dalam arti produktif dan kritis adalah mereka mampu me-manage baik waktu, tenaga dan yang lainnya dari urusan private dengan urusan kelompok.

            Sehingga pola pikirnya dapat terkonsen dengan suatu konsep yang akan dilakukan. Sedangkan kritis yang dimaksud adalah mampu membedakan untuk mempermudah saat mengambil keputusan. Mana yang akan memberikan keuntungan atau kerugian dalam organisasinya, artinya bukan hanya organisasi yang berjenis ekonomi saja tetapi baik untuk jenis organisasi lainnya.

Sumber :

http://imstuff-it.blogspot.co.id/2013/10/teori-organisasi-umum-1-arti-pentingnya.html